Sekarang tanggal : 4th August 2015 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Home » Buku Rekomendasi » J.D Robb » STOK KOSONG-FULLSET IN DEATH SERIES (on going) by JD Robb

STOK KOSONG-FULLSET IN DEATH SERIES (on going) by JD Robb

STOK KOSONG-FULLSET IN DEATH SERIES (on going) by JD Robb
Ditambahkan pada : December 21st, 2012
Rp 1.262.000 Rp. stok kosong full set, cabutan cek web
*Harga produk dapat berubah sewaktu-waktu
Dilihat : 5,587 kali
Kategori Produk : Buku Rekomendasi, J.D Robb
Share it! Bagikan info produk ini kepada teman Anda
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg
Bingung Cara Order / Pesan?
Customer Service Pusat Grosir & Eceran Buku Paling Murah Novel Romance dan Umum siap melayani dan membantu Anda. Hubungi kami!

 

FULLSET SEMENTARA KOSONG

UNTUK CABUTAN SILAKAN CEK DI ALBUM JD ROBB

 

indeath series yang rekomended banget

kisah cinta antara letnan Eve Dallas dan suaminya Roarke

seri yang jadi favorit banyak orang ^^

suka pembunuhan, misteri, dicampur cinta?

harus koleksi ini,,,

 

seri In Death:

#1 Telanjang dalam Kematian (Naked in Death)

#2 Kemasyhuran dalam Kematian (Glory in Death)

#3 Keabadian dalam Kematian (Immortal in Death)

#4 Kenikmatan dalam Kematian (Rapture in Death)

#5 Ritual dalam Kematian (Ceremony in Death)

#6 Pembalasan dalam Kematian (Vengeance in Death)

#7 Cinta dalam Kematian (Holiday in Death)

#8 Konspirasi dalam Kematian (Conspiracy in Death)

#9 Kesetiaan dalam Kematian (Loyalty in Death)

#10 Saksi dalam Kematian (Witness in Death)

#11 Penghakiman dalam kematian (Judgemet in death)

#12 Pengkhianatan dalam kematian (Betrayal in death)

#13 rayuan Dalam kematian (Seduction in death)

#14 Reuni dalam kematian (reunion In death)

#15 Kemurnian dalam kematian (Purity in death)

#16 Potret dalam kematian (portrait in death)

#17. Imitasi dalam kematian (imitation in death)

#18. Terpisah dalam kematian (devided in death)

# 19. Penglihatan dalam kematian (Visions In Death)

#20. Penyintas dalam kematian (Survivor In Death)

#21. Origin In Death (Asal usul dalam kematian)

 

 

1. TELANJANG DALAM KEMATIAN (NAKED IN DEATH):

 

Eve Dallas adalah Letnan polisi New York yang memburu pembunuh berdarah dingin. Selama lebih dari sepuluh tahun di kepolisian, ia sudah melihat semuanya-dan tahu kemampuannya bertahan hidup tergantung pada nalurinya. Dan ia melawan semua peringatan yang melarangnya berhubungan dengan Roarke, miliarder Irlandia-dan salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan yang ditangani Eve. Namun gairah dan rayuan mempunyai aturan tersendiri, dan tergantung pada Eve untuk mengambil kesempatan dalam pelukan pria yang sama sekali tidak dikenalnya-kecuali rasa lapar yang adiktif akan membutuhkan sentuhan pria itu.
2. KEMASYURAN DALAM KEMATIAN (GLORY IN DEATH):

 

Korban pertama ditemukan tergeletak di trotoar di tengah hujan. Korban kedua terbunuh di halaman gedung apartemennya. Letnan Polisi Eve Dallas dengan mudah menemukan benang merah kedua pembunuhan itu—wanita cantik, sukses, dan sering menjadi sorotan media. Kisah hidup dan cinta mereka menjadi topik hangat di New York, sementara kedekatan emreka dengan pria-pria berpengaruh dan kaya menghasilkan daftar tersangka yang cukup panjang, di antaranya kekasih Eve, Roarke. Sebagai wanita, Eve ingin sekali memercayai pria yang mencintainya itu. Namun sebagai polisi, ia bertugas menelusuri setiap petunjuk, mengungkap semua aib, menyibak setiap rahasia, tanpa memedulikan risikonya….

 
3. KEABADIAN DALAM KEMATIAN (IMMORTAL IN DEATH):

 

Dia salah seorang wanita paling dipuja di seluruh dunia. Model terkemuka yang bersedia melakukan apa pun demi mendapatkan apa yang diinginkannya. Dan kini dia menginginkan pacar baru Mavis, sahabat baik Eve. Mendadak dia ditemukan tewas, korban pembunuhan brutal. Letnan polisi Eve Dallas mempertaruhkan reputasinya dalam menangani kasus ini karena kecurigaan terbesar jatuh pada Mavis, wanita lain dalam cinta segitiga yang fatal itu.

Di balik keglamorannya, Eve mendapati bahwa dunia mode sangat terobsesi pada kemudaan dan ketenaran—aspek yang menghubungkan ingar-bingar panggung peragaan dengan dunia bawah tanah New York City yang suram, tempat beredarnya segala macam obat yang dapat memenuhi hasrat apa pun—dengan harga yang pantas.

 
4. KENIKMATAN DALAM KEMATIAN (RAPTURE IN DEATH):

 

Mereka meninggal dengan senyuman. Tiga kematian yang terlihat sebagai kasus bunuh diri: insinyur cemerlang, pengacara yang membela siapa pun yang bisa membayarnya, dan politisi kontroversial. Tiga orang yang tidak saling mengenal, tidak memiliki kesamaan apa-apa—tapi sama-sama tidak punya alasan kuat untuk bunuh diri. Letnan Polisi Eve Dallas menganggap kematian mereka mencurigakan. Dan firasatnya terbukti benar ketika hasil autopsi menunjukkan bekas luka bakar kecil di otak para korban. Itu sekadar keabnormalan genetika atau pembunuhan berteknologi tinggi? Penyelidikan Eve mengarah ke dunia permainan virtual-reality, karena teknik yang digunakan untuk menciptakan kegembiraan dan kenikmatan dapat mengubah pikiran menjadi senjata untuk memusnahkan diri sendiri…

 

 

5. RITUAL DALAM KEMATIAN (CEREMONY IN DEATH):

 

Saat diperintahkan mengusut kematian seorang polisi senior tanpa boleh memberitahu ataupun meminta bantuan rekan-rekan polisinya, Letnan Eve Dallas memasuki medan berbahaya. Ia harus menomorsatukan etos kerja profesional ketimbang loyalitas pribadi. Namun ketika ada sesosok mayat ditinggalkan di depan rumahnya, Eve amat sangat berang, mengingat selama ini ia telah berusaha memisahkan pekerjaan dengan kehidupan pribadinya. Demi menyelidiki kasus ini, ia menceburkan diri dalam dunia sihir dan pemujaan dewa, juga menemukan berbagai keanehan yang tampaknya tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Setiap langkah membuat Eve mempertanyakan keyakinannya akan apa yang benar dan salah-membawanya lebih dekat pada bentuk kejahatan yang paling memikat bagi umat manusia…

 
6. PEMBALASAN DALAM KEMATIAN (VENGEANCE IN DEATH):

 

Dia dianugerahi otak jenius serta hati pembunuh. Dia yakin dirinya diutus Tuhan untuk membalaskan dendam-Nya. Dengan keahliannya dalam bidang elektronik, dia mengincar mangsanya secara diam-diam, merencanakan pembalasan yang pantas, kemudian memberitahu Letnan Eve Dallas tentang kejahatan yang akan dilakukannya dalam bentuk teka-teki rumit.

Meski berhasil memecahkan teka-teki itu, Eve selalu terlambat selangkah. Ia menemukan korban pertama dibantai di rumahnya sendiri. Demikian pula dengan korban kedua, dibunuh di rumah kontrakan mewah yang kosong. Keduanya mengalami siksaan yang luar biasa mengerikan sebelum kematian merenggut nyawa mereka. Dan ternyata, keduanya berkaitan dengan rahasia besar dari masa sepuluh tahun lalu–rahasia yang juga melibatkan suami Eve, Roarke….

 
7. CINTA DALAM KEMATIAN (HOLIDAY IN DEATH):

 

Tidak ada yang suka sendirian ketika Natal tiba. Dan bagi jasa kencan nomor satu di New York, Personally Yours, inilah saat yang tepat untuk mempertemukan para lajang kesepian. Namun Letnan Eve Dallas, yang sedang menelusuri jejak pembunuh berantai, menemukan petunjuk menggemparkan: semua korbannya pernah menjadi klien Personally Yours.

Ketika akhirnya kecurigaan Eve tertuju pada seseorang yang bekerja di kantor jasa kencan itu, terjadi sesuatu yang sama sekali di luar dugaan, yang membuat Eve terpaksa mulai dari nol lagi. Kini ia berpacu dengan waktu untuk mengidentifikasi dan menghentikan si pembunuh sebelum jatuh lebih banyak korban lagi.

 
8. KONSPIRASI DALAM KEMATIAN (CONSPIRACY IN DEATH):

 

Pembunuh berantai yang memiliki keahlian sekelas ahli bedah nomor satu kini berkeliaran untuk memangsa orang-orang yang dianggapnya sebagai sampah masyarakat. Korban pertama: gelandangan yang ditemukan mati di gubuk kardusnya. Tidak ada memar, tidak ada tanda-tanda pergulatan. Hanya lubang bulat sempurna sebesar kepalan tangan di dada yang tadinya berisi jantung. Setelah jatuh korban berikutnya, penyelidikan yang dikepalai Detektif Eve Dallas mendadak mendapat tekanan dari seorang senator untuk dipetieskan, dan kemudian dialihkan kepada penyelidik swasta. Ketika Eve tidak menghiraukan ancaman itu, karena merasa telah berada di jalur yang benar, giliran dirinya yang menjadi korban birokrasi. Dia dituduh mengancam dan membunuh salah seorang polisi yang berseteru dengannya, sehingga departemen kepolisian mencabut sementara lencananya. Kini dihadapkan pada pilihan yang pelik: terus memperjuangkan keadilan bagi para korban, namun dengan risiko mengorbankan kariernya…

 
9. KESETIAAN DALAM KEMATIAN (LOYALTY IN DEATH):

 

 

Letnan Eve Dallas dipilih secara khusus oleh kelompok misterius untuk jadi lawan tanding mereka. Keping-keping cakram berisi peringatan dan tuntutan dikirimkan kepadanya, mereka berjanji akan menimbulkan teror massal dan menghancurkan masyarakat yang korup.

Lewat serangkaian rencana lihai, bom disiapkan dan target-target ditetapkan. Setiap target adalah simbol kota yang dipenuhi turis, anak-anak, dan orang-orang tak bersalah lainnya. Kasus ini jadi semakin personal karena target-target awal adalah properti Roarke, suami Eve sekaligus pria yang dituduh sebagai kapitalis tak bermoral oleh kelompok itu. Eve harus memutar otak, mencoba memperkirakan target berikut sebelum serangkaian bom berkekuatan besar mengambil ratusan, bahkan ribuan nyawa

 
10. SAKSI DALAM KEMATIAN (WITNESS IN DEATH):

 

Malam pembukaan pementasan drama Witness in Prosecution, dalam sekejap
berubah dari panggung pertunjukan menjadi TKP ketika pemeran utamanya
terbunuh tepat di atas panggung. Eve dan Roarke yang juga menonton drama itu
dari atas balkon segera mengambil tindakan. Kali ini Eve bukan saja
bertindak sebagai detektif divisi pembunuhan melainkan juga sebagai saksi
pembunuhan yang dilakukan tepat di depan matanya. Ia menyadari si pembunuh
pastilah aktor yang sangat piawai sekaligus angkuh karena berani melakukan
pembunuhan di depan ratusan penonton yang memadati gedung tersebut.
Satu-satunya cara menyelesaikan kasus ini adalah menemukan pelakunya
sesegera mungkin. Dan untuk itu ia harus menginterogasi banyak orang sambil
berusaha membedakan mana yang benarS dan mana yang hanya akting.

 

11. PENGHAKIMAN DALAM KEMATIAN (JUDGEMENT IN DEATH):

 

Ketika dipanggil ke lokasi pembunuhan di kelab malam kelas atas bernama Purgatory, Letnan Eve Dallas menemukan dua kejutan yang tidak menyenangkan: korbannya ternyata sesama polisi, dan pemilik Purgatory tidak lain dan tidak bukan adalah Roarke. Dari penyelidikan selanjutnya, diketahui bahwa polisi yang tewas itu pernah bergabung dalam gugus tugas yang bertujuan menangkap mafia kenamaan, Max Ricker. Sayangnya, Ricker berhasil lolos dari hukuman akibat bukti yang hilang secara misterius dan data yang tidak lengkap.

Tetapi, jika motifnya pembalasan dendam, mengapa Ricker mengincar polisi yang hanya membantu mengumpulkan data, alih-alih detektif yang menangkapnya?

Dalam upayanya mengungkap teka-teki ini, Eve menemukan kaitan demi kaitan, baik pada masa lalu maupun masa kini, antara Ricker dan Roarke, antara Ricker dan kedua korban, bahkan antara Ricker dan dirinya sendiri.

 

 

12. PENGKHIANATAN DALAM KEMATIAN (BETRAYAL IN DEATH):

 

Darlene French, staf tata graha, tewas dibunuh di Roarke Palace Hotel.

Jonah Talbot, wakil direktur penerbitan Starline Incorporated, tewas dibunuh di rumah sewaan milik Roarke Industries di East Side.

Tersangka utama: Sylvester Yost, penggemar berat musik klasik, pembunuh bayaran bagi kaum elite.

Meski semua informasi tentang si pembunuh telah didapat, Letnan Eve Dallas tidak dapat menuntaskan kasus ini dengan mudah. Selain si pembunuh yang amat licin—pria itu berhasil lolos dari jerat hukum selama empat puluh tahun—Eve masih belum mengetahui motif kedua pembunuhan itu. Siapa yang menyewa jasa Yost? Dan untuk apa?

Setelah mempelajari berbagai informasi yang ada, Eve khawatir target utama Yost yang sebenarnya adalah suaminya sendiri, Roarke….

 

13. RAYUAN DALAM KEMATIAN (SEDUCTION IN DEATH):

 

Buku ke-13 seri Dalam Kematian

Pria lajang berkelana di dunia maya mencari pasangan, berkenalan dengan wanita, berhubungan via surat elektronik, sebelum akhirnya memutuskan untuk bertemu langsung. Saat makan malam romantis itu, mereka bercengkerama sambil minum anggur, berbincang dengan mesra. Namun beberapa jam kemudian sang wanita ditemukan tewas. Penyebabnya: overdosis narkotika langka senilai seperempat juta dolar.

Melihat lilin menyala, alunan musik, kelopak mawar tersebar di ranjang, serta botol sampanye dan dua gelas bekas pakai, Letnan Eve Dallas menyimpulkan si pelaku memang berniat merayu korban, namun pembunuhan tidak termasuk dalam rencananya. Menghadapi hal semacam itu, hanya ada dua kemungkinan yang bisa terjadi: bersembunyi karena takut dan merasa bersalah, atau malah berkelana lagi di dunia maya, mencari serta merayu korban berikutnya….

 

14. REUNI DALAM KEMATIAN (REUNION IN DEATH):

 

Buku ke-14 seri Dalam Kematian

Pesta ulang tahun kejutan menjadi lokasi reuni mengerikan dengan pembunuh dari masa lalu Letnan Eve Dallas.

Walter Pettibone tiba di rumah dan disambut seruan meriah sejumlah besar teman serta kerabatnya. Ini hari ulang tahunnya. Walaupun sudah tahu soal pesta ini, ia belum menerima kejutan yang sebenarnya. Ketika seorang pelayan wanita dengan mata sewarna zamrud dan berambut merah menyerahkan segelas sampanye kepadanya, tak seorang pun curiga. Namun setelah sesesap minuman ulang tahun itu, Walter pun tewas.

Nama wanita itu Julie Dockport. Tidak seorang pun di pesta itu yang mengenalnya. Namun Letnan Eve Dallas tahu pasti siapa wanita itu. Eve punya andil dalam menangkap dan memenjarakan wanita itu sepuluh tahun lalu. Dan sekarang, bebas atas dasar kelakuan baik, wanita itu tidak melupakan niat jahatnya. Wanita itu ingin bertemu kembali dengan Eve dalam reuni yang takkan mereka berdua lupakan….

 

15. KEMURNIAN DALAM KEMATIAN (PURITY IN DEATH):

Buku ke-15 seri Dalam Kematian

New York, 2059

Musim panas kali ini sungguh tak tertahankan. Hawa panas tampaknya membuat semua orang jadi gila, tak terkecuali Louis K. Cogburn. Sakit kepalanya luar biasa, dan kian hari kian parah, serasa ada paku mengebor otaknya. Rasanya sungguh menyiksa hingga gesekan kecil saja membuatnya hilang kendali…

Dan memang akhirnya keadaan jadi tak terkendali. Yang tadinya pertengkaran biasa tiba-tiba berubah menjadi pertumpahan darah mengerikan. Dan ketika Letnan Eve Dallas mengambil alih investigasi, tak ada yang dapat menjelaskan kebrutalan Cogburn yang tiba-tiba ataupun pesan aneh di monitor komputer pria itu: KEMURNIAN ABSOLUT TERCAPAI.

Ketika serangkaian kasus serupa terjadi, Eve yakin itu bukan kejahatan biasa. Hasil investigasi Eve membawanya pada kesimpulan paling tak masuk akal: ada virus komputer yang menjangkiti penggunanya. Mungkinkah itu terjadi? Eve tak tahu apakah itu mungkin, namun satu hal yang tahu, ia takkan membiarkan itu terjadi…

 

 16. POTRET DALAM KEMATIAN (PORTRAIT IN DEATH):

Buku ke-16 seri Dalam Kematian

Seorang reporter menerima pesan misterius berisi foto-foto wanita muda yang kelihatannya diambil fotografer profesional. Tidak ada yang aneh dari foto-foto itu, jika itu kumpulan foto wanita yang baru memulai karier sebagai model. Hanya saja wanita dalam foto itu bukan model. Dan foto-foto ini diambil setelah wanita itu dibunuh.

Eve Dallas pun kini berpacu dengan waktu demi menangkap sang pembunuh sebelum lebih banyak korban berjatuhan. Demi memburu si pembunuh yang membidik korban lewat lensa kamera.

 

17. IMITASI DALAM KEMATIAN (IMITATION IN DEATH):

Buku ke-17 seri Dalam Kematian

Pada musim panas 2059 seorang pembunuh membuat debutnya dengan memutilasi korban. Dia meninggalkan surat yang dialamatkan kepada Letnan Eve Dallas, memuji dan mengundang Eve berpartisipasi dalam permainan… lalu menandatanganinya dengan “Jack.”

Sekarang Eve memburu pembunuh berantai yang bertekad memberikan penghormatan kepada para pembunuh paling terkenal dan kejam dalam sejarah, dimulai dengan Jack the Ripper. Tapi siapakah korban berikutnya? Dan bisakah Eve menghentikannya sebelum sang pembunuh mengakhiri permainan dengan menjadikan Eve sebagai korban?

 

18. TERPISAH DALAM KEMATIAN (DIVIDED IN DEATH)

 

Reva Ewing, mantan anggota Dinas Rahasia dan pakar keamanan untuk Roarke Enterprises, menjadi tersangka utama pembunuhan. Dia punya alasan yang tepat untuk membunuh suaminya, seniman ternama Blair Bissel. Pria itu bukan hanya memiliki afair, tetapi dia melakukannya dengan sahabat Reva.

Namun Letnan Eve Dallas, yang mengepalai penyelidikan, percaya Reva tak bersalah. Naluri Eve menyatakan bahwa TKP tampak terlalu sempurna, jawabannya terlalu jelas. Dan ketika menggali lebih jauh, Eve mendapati pembunuhan ini terkait dengan kelompok mata-mata pemerintah dan kelompok tekno-teroris yang berusaha menyebarkan virus komputer berbahaya.

Eve dan Roarke pun berpacu dengan waktu untuk menembus kelompok yang tak segan-segan membunuh orang-orang tak berdosa sebelum bahaya menyebar ke seluruh negeri.

 

19. PENGLIHATAN DALAM KEMATIAN (VISIONS IN DEATH):

 

Ditemukannya mayat wanita di Central Park membawa Letnan Eve Dallas pada penyelidikan kasus pembunuhan berantai yang mengerikan. Korban seolah sengaja dipamerkan di tempat umum, dengan leher terlilit pita merah serta mata yang dicungkil dengan presisi luar biasa. Namun nyaris tak ada jejak yang berarti. Seiring penyelidikan berjalan, korban terus berjatuhan, semuanya wanita dengan ciri fisik dan dibunuh dengan cara yang sama. Eve berusaha keras mengumpulkan petunjuk yang ada, namun tak menyangka dalam prosesnya ia harus berurusan dengan cenayang.

Celina Sanchez mengaku mendapat penglihatan bagaimana pembunuhan itu terjadi. Penglihatannya begitu akurat sampai-sampai Eve mempertimbangkan bantuan wanita itu dalam penyelidikan meski hal tersebut bertentangan dengan nalurinya. Semakin cepat si pelaku ditemukan semakin baik, karena Eve tahu si pembunuh akan kian brutal dengan aksinya, apalagi setelah Eve secara terbuka “menantang”-nya dalam sebuah konferensi pers. Dan mereka pun berpacu dengan waktu…

 

20. PENYINTAS DALAM KEMATIAN (SURVIVOR IN DEATH):

 

Tidak ada perselingkuhan. Tidak ada catatan kriminal. Tidak ada DNA yang tertinggal. Tidak ada petunjuk apa pun. Kasus pembunuhan sadis keluarga Swisher akan merupakan pembunuhan sempurna… seandainya tidak ada gadis kecil yang bersembunyi dalam dapur gelap dan menyaksikan semuanya.

Letnan Eve Dallas tahu sang saksi tunggal, Nixie Swisher, belum luput dari bahaya karena cepat atau lambat pelaku akan menyadari kesalahan fatal tersebut. Dallas tahu dirinya harus menyelesaikan kasus ini sampai tuntas. Bukan hanya untuk Nixie. Bukan hanya untuk keadilan. Tapi juga untuk ketenangan batinnya sendiri yang terguncang oleh kenangan kelam dan ketakutan masa lalu seiring berlangsungnya penyelidikan tragedi ini.

 

21. ORIGIN INDEATH ( ASAL USUL DALAM KEMATIAN):

 

Dr. Wilfred B. Icove, ditemukan tewas dalam kantornya. Ia dibunuh dengan dingin dan penuh perhitungan: satu hunjaman tepat ke jantung. Cakram keamanan berhasil merekam pasien terakhir—wanita yang sangat cantik—melenggang masuk dan keluar dari klinik.
Dr. Icove terkenal sebagai dokter baik hati yang mencurahkan hidupnya pada keluarga dan pekerjaan. Tapi bagi Letnan Eve Dallas, tidak ada manusia yang suci bak malaikat. Kasus ini semakin membingungkan ketika anak laki-laki Dr. Icove juga dibunuh… dengan cara yang sama seperti sang ayah.
Siapa wanita cantik dalam rekaman cakram keamanan? Dan apa hubungannya dengan kedua korban? Dallas mengikuti insting tergelapnya dalam menelusuri masa lalu Dr. Icove dan menguak rahasia pria yang terdorong untuk menciptakan kesempurnaan mutlak di luar batas ilmu pengetahuan, hukum, dan moral kemanusiaan.

 

in death series

 

 

 

 

HUBUNGI KAMI LANGSUNG! ( Fast Respond )
*Proses ini lebih cepat daripada menggunakan Formulir Pemesanan.
Hotline : 081572628557
SMS Center : 081572628557
BBM : 25B6DDD5
Via Yahoo Messenger :
FORMULIR PEMESANAN
*harus diisi semua (tidak boleh ada yang kosong)
    :
    :
    :
    :
  1. *pesan 10 pcs lebih? hubungi kontak kami diatas.

  2. *Tulis keterangan tambahan seperti warna, ukuran atau pertanyaan khusus Anda tentang produk ini.
  3. :
    :
    :

  4. *hanya gunakan jasa pengiriman berikut ini.


  5. *Contoh :
    Jl. Prambanan Gang.5 No.13B RT.01 RW.01
    Kec. Banyuwangi - Kota Banyuwangi
    Jawa Timur

Belum ada komentar.
Jadilah orang pertama yang menulis komentar tentang produk ini : STOK KOSONG-FULLSET IN DEATH SERIES (on going) by JD Robb





six + = 14


Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.
Hotline : 081572628557 SMS Center : 081572628557 BB Messenger : 25B6DDD5 rumahbuku.net2013@yahoo.com